IDX Terminal by Master Dao · Pasar Modal Indonesia

Semua saham Indonesia, dan kalau datanya nggak ada, kami bilang nggak ada.

Terminal data untuk 962 saham di Bursa Efek Indonesia: screener yang aturannya terlihat, profil emiten, pengumuman resmi yang diringkas, kepemilikan KSEI, rotasi sektor dan grup konglomerasi, serta penggerak dari luar negeri. Angkanya menyebut sumber dan tanggal sesinya.

Ini alat buat ngerti, bukan ajakan beli. Nggak perlu daftar buat lihat-lihat.

Masalah yang beneran kamu punya

Tiap blok di bawah dibuka sama keluhannya, bukan sama nama fiturnya. Di bawahnya: alat yang ngejawab, terus alasan kenapa angkanya boleh dipercaya.

“Ada 962 saham. Gue mulai dari mana?”

Buktinya — Syarat likuiditasnya ditulis angka: volume di atas satu juta lembar dan nilai transaksi di atas satu miliar rupiah. Hasil uji tiap setup ke data lama tampil di layarnya, dan yang belum teruji dikasih label “belum teruji”.

“Saham gue turun dan gue nggak tahu kenapa.”

Buktinya — Dihitung dari ringkasan perdagangan resmi bursa — seri yang sama yang dipakai semua layar lain, bukan angka kedua yang datang entah dari mana.

“Perusahaannya ngumumin sesuatu, tapi gue nggak ngerti artinya apa.”

Buktinya — Ringkasannya dibuat dari isi PDF aslinya, bukan dari ingatan model — dan PDF aslinya selalu ditautkan, karena itu yang berlaku kalau ringkasannya keliru.

“Gue nggak tahu siapa yang lagi ngumpulin dan siapa yang lagi keluar.”

Buktinya — Sumbernya KSEI, bulanan, tanpa nama pengelola dana. Penyebutnya saham di register kustodian, bukan seluruh saham tercatat, dan layarnya nulis itu.

“Harganya udah kemahalan belum? Gue nggak bisa ngitung sendiri.”

Buktinya — Emiten yang melapor dalam dolar diterjemahkan ke rupiah pakai kurs rata-rata tahunan, dan layarnya menyebutkan itu. Kalau sahamnya nggak cocok dihitung begini, dibilang nggak cocok.

“Pasar kita ketarik dari luar negeri, dan gue nggak lihat apa-apa dari situ.”

Buktinya — Korelasi ke sektor dihitung dari data harian, dan yang di bawah 0,25 ditulis “tidak terbaca” — bukan dipaksa jadi cerita. Tarif tanker diakui sebagai proksi, karena tarif charter aslinya data berbayar yang nggak kami punya.

“Gue nggak tahu cara gue ini jalan, atau selama ini cuma hoki.”

Buktinya — Kami ngukur diri sendiri dengan cara yang sama. Strategi yang dipakai portofolio percobaan harus lolos uji di luar sampel dan uji kemungkinan hasil kebetulan dulu; portofolio itu pakai uang kertas, dan catatannya — termasuk yang rugi — kebuka buat anggota.

“Gue mikir sendirian, dan grup sebelah isinya cuma teriak-teriak kode saham.”

Buktinya — Jawaban Ask a Stock cuma boleh dari berkas data emiten yang disusun terminal sendiri, dan angka rencana tradingnya dihitung kode — bukan dikarang model. Kaki tiap jawaban menyebut mesin mana yang menjawab.

Yang terminal ini nggak lakuin

Batas-batasnya ditulis di penafian, cara kerjanya di metodologi & sumber data, dan harganya di halaman harga.

Studi kasus: sesi 7 September 2026

Bukan contoh yang dipilih karena manis — ini portofolio percobaan kami sendiri, uang kertas. Pada sesi 7 September 2026, empat mesin yang berbeda menandai enam saham di hari yang sama: Screener menandai BIPI dan MYOR karena tertinggal dari indeksnya, Watchlist menandai ERAA dan INKP dari skor bulanannya, Radar menandai NISP dari perubahan kepemilikan yang belum tercermin di harga, dan satu (AMMS) dimasukkan manual ke keranjang spekulatif. Stop dan batas atasnya dihitung dari ATR saat masuk — aturan mekanis portofolio percobaan, bukan target harga, bukan ramalan.

Kenapa bukan “hasil hari itu juga”: keenamnya ditutup di hari yang beda-beda, 2 sampai 14 sesi sesudah masuk. Yang ditulis di bawah hasil keenamnya sesudah semua tutup, 21 September, dengan tanggal tutupnya masing-masing tetap disebut.

Kode Mesin yang menandai Masuk Keluar Hasil
BIPIScreener · Tertinggal145 (7 Sep)163, batas ATR atas (9 Sep)+12,4%
NISPRadar · Peristiwa1.245 (7 Sep)1.287, batas ATR atas (10 Sep)+3,4%
ERAAWatchlist · Bulanan575 (7 Sep)625, dilepas (21 Sep)+8,7%
MYORScreener · Tertinggal1.530 (7 Sep)1.515, dilepas (11 Sep)−1,0%
INKPWatchlist · Bulanan9.075 (7 Sep)8.695, stop (14 Sep)−4,2%
AMMSManual · Spekulatif226 (7 Sep)212, dilepas (9 Sep)−6,2%

Bersih: 3 dari 6 posisi ditutup rugi (INKP kena stop, MYOR dan AMMS dilepas manual sebelum makin dalam), 3 ditutup untung. Hasil gabungan keenamnya +3,4% tertimbang ukuran posisi (rata-rata sederhana +2,2%), baru lengkap 21 September karena posisi terakhirnya jalan sampai dilepas, bukan sampai batas ATR atas atau stop tersentuh.

Satu sesi contoh dari portofolio percobaan (simulasi uang kertas), bukan rekomendasi; hasil lalu nggak menjamin hasil berikutnya.

Tangkapan layar Company Database IDX Terminal, dilihat sebagai tamu tanpa login

Tangkapan layar asli terminal ini, dilihat sebagai tamu tanpa masuk — bukan mockup. Bukan layar sesi 7 September di atas; harganya sudah berubah karena bursa jalan tiap hari.

Lihat datanya dulu, tanpa daftar

Halaman pasar hari ini kebuka buat siapa aja: IHSG dan indeks utama pada penutupan sesi terakhir, berapa banyak saham yang naik dan turun, sektor mana yang gerak, saham yang paling banyak bergerak dan yang paling ramai, plus kabar resmi terakhir ke bursa. Dari data kami sendiri, bukan widget orang lain.

Pasang di HP

Terminal ini bisa dipasang jadi aplikasi di layar utama HP kamu — kebuka dari ikon sendiri, tanpa bilah alamat. Nggak lewat Play Store atau App Store, jadi nggak ada yang diunduh dan nggak ada izin yang diminta.

  1. Android (Chrome): buka menu ⋮ di kanan atas, lalu pilih “Pasang aplikasi” atau “Tambahkan ke Layar Utama”.
  2. iPhone / iPad (Safari): ketuk tombol Bagikan — kotak dengan panah ke atas — gulir ke bawah, lalu pilih “Tambahkan ke Layar Utama”.

Sekali terpasang, aplikasinya tetap kebuka pas nggak ada sinyal: yang tampil penutupan sesi terakhir yang sempat tersimpan, dengan tanggal sesinya ditulis di atas layar. Harga berjalan nggak pernah disimpan, jadi pas offline memang nggak ada harga berjalan.

Profil emiten, grup, dan sektor

Halaman terbuka untuk 150 emiten paling likuid: kegiatan usaha, ringkasan laporan keuangan, pengumuman resmi ke bursa, dan komposisi pemegang saham KSEI. Tidak perlu daftar.

Lihat daftar emiten per sektor · Peta grup konglomerasi

IDX Terminal by Master Dao tidak berafiliasi dengan, dan tidak didukung oleh, PT Bursa Efek Indonesia. "IDX" dipakai untuk menunjuk pasar yang dianalisis.